Tanah Datar in the show host sebgai Scout Jamboree Camp Scouts Cultural Exchange Indonesia and Malaysia in July 2010. Edi Susanto Kwarcab Head of Public Relations said 04 Tanah Datar pelaksanakan Scout Jamboree Camp Cultural Exchange Scouts are Indonesia and Malaysia bertepatkan with 2 state holiday and will last for 5 days on earth Tuangku Dang camp Bukit Gombak or camping grounds Pagarruyung Istano bases. Edi Susanto also explained the Malaysian participants would send as many as 1,000 people, and also joined the envoys of Berunai Darussalam, as well as neighboring provinces as well as all existing Kwarcab Kwrda 03 in West Sumatra.
This moment is very meaningful to Tanah Datar District West Sumatra Province in particular and generally to dock prawisata sector. Especially at the time of development Wet Istano Pagarruyung already established.
Tanah Datar District designated as the host, the brightness is the result of discussions between the chairman of the National Kwartir headquarters Azrul Anwar to Chair Fellowship Malaysia Pengakap Kaharudin Bin Dato Haji Momin, and meetings with Kwarna Sumbar Kwarda 03 and 04 ab Kwarc Tanah Datar in Jakarta.
Materials International Jamboree activities that will be in the title in Tanah Datar is set for scouting activities as much as 30% and arts and culture activities as much as 70% and tou visited tourist attraction in West Sumatra.
If the Jamboree was a success culture in the title in Tanah Datar, then this will be iven an annual event by Kwarcab 04 Tanah Datar
Kabupaten Tanah Datar di tunjuk sebgai tuan rumah Perkemahan Jambore Pramuka Pertukaran Budaya Pramuka Indonesia dan Malaysia Juli 2010. Edi Susanto Ketua Bidang Humas Kwarcab 04 Tanah Datar mengatakan pelaksanakan Perkemahan Jambore Pramuka Pertukaran Budaya Pramuka Indonesia dan Malaysia tersebut bertepatkan dengan hari libur 2 negara tersebut dan akan berlangsung selama 5 hari dibumi perkemahan Dang Tuangku Bukit Gombak atau Bumi Perkemahan Istano Basa Pagaruyung. Edi Susanto juga menjelaskan bawah Malaysia akan mengirimkan pesertanya sebanyak 1.000 orang, kemudian juga ikut bagian utusan negara Berunai Darusalam, serta provinsi tetangga dan juga seluruh Kwarcab yang ada di Kwrda 03 Sumbar.
Momen ini sangat berarti bagi Kabupaten Tanah Datar khususnya dan Propinsi Sumbar pada umumnya untuk menggalangkan sektor prawisata. Apalagi pada waktu itu pembangunan Istano Basah Pagaruyung sudah diresmikan.
Ditunjuknya Kabupaten Tanah Datar sebagai tuan rumah, terangnya adalah hasil pembicaraan antar ketua Kwartir Nasional Azrul Azwar dengan Ketua PErsekutuan Pengakap Malaysia Dato Haji Kaharudin Bin Momin, dan rapat Kwarna dengan Kwarda 03 Sumbar dan Kwarc ab 04 Tanah Datar di Jakarta.
Materi kegiatan Jambore Internasional yang akan di gelar di Kabupaten Tanah Datar akan diatur untuk kegiatan kepramukaan sebanyak 30% dan aktifitas seni budaya sebanyak 70% serta tou mengunjungi objek wisata yang ada di Sumbar.
Jika Jambore Budaya ini sukses di gelar di Tanah Datar, maka iven ini akan dijadikan agenda tahunan oleh Kwarcab 04 Tanah Datar
Comments :
0 komentar to “Tanah Datar Jadi Tuan Rumah Jambore Budaya Internasional (Tanah Datar So Hosts International Cultural Jamboree)”
Posting Komentar